KUMPULAN SEJARAH SISTEM OPERASI


KUMPULAN SEJARAH SISTEM OPERASI





Nama : ANGGA FIRMANSYAH
  Nim   : 8020180264                      
Kelas : 01PT3                               




Assalmualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Apakah kalian sudah mengenal sejarah sistem operasi? Jikalau belum, saya akan mencoba menjelaskan tentang sejarah dari beberapa sistem operasi. Namun sebelumnya saya minta maaf dulu jikalau nanti ada kesalahan dalam penulisan ataupun penjelasan yang kurang lengkap.

Baiklah langsung saja inilah dia beberapa penjelasan dari sejarah sistem operasi. 

Sejarah Sistem Operasi

     Sejarah Ms-DOS (Disk Operating system)

  MS-DOS singkatan dari microsoft Disk Operating system operasi adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengan-nya.Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem mainstrem sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pada mainstrem yang disebut sebagai microsoft windows.
    MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS Tidak kurang hingga delapan kali menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan microsoft dalam memproduksi perangkat lunak dari sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.

    MS-DOS sebenarnya di buat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim  Patterson yang belakangan direktur oleh mikrosoft untuk mengembangkan DOS pada Tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi  dengan nama  Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty operating system), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Mikrosoft pun membeli lisensinya dengan harga 50.000 dolar  Amerika SCP lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS selanjutnya saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM-PC mikrosoft pun menjual Lisensi MS-DOS kepada IBM.

Perkembangan DOS

  IBM dan mikrosoft selanjutnya merilis versi-versi DOS dimana versi IBM yang langsung Bundel dengan komputer IBM PC disebut dengan”IBM PC-DOS” singkatan dari international Business Machine personal Computer Disk Operating System.

Pada awalnya IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Mikrosoft seperti program-programnya  atau utilitas yang disertakannya karena itulah versi IBM selalu dirilis oleh lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS tapi MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena  mikrosoft sedang mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS yang disebut dengan OS/2.

MS-DOS pun berkembang dengan cepat dengan fitur-fitur signifikan yang diambil  dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Mikrosoft  Xenik salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan  oleh mikrosoft dan DR-DOS milik Digital Research serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton utilities dari symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti mikrosoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (Produk yang diadopsi seperti mikrosoft Anti-virus) manager memory diperluas atau EMM (Expanded memory manager) QEMM dari Quarter (produk yang di adopsi seperti EMM386) kompresi disk atau disk Compression Drivespace dari Stac Eelektronics dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.
Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut  dengan Intel 80286 mikrosoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang dsebut dengan OS/2 yang pd dasarnya adalah versi MS-DOS yng berjalan dengan modus terproteksi (protected mode) kemudian mikrosoft meninggalkan  proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pemgembangan mikrosoft windows dan mikrosoft windows NT.Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM tapi sangat kurang populer pada komputer IBM-PC atau kompotibel.GEM ternyata mendapat  pasarnya pada mesin komputer ATARI ST,tapi akhirnya disalip lagi oleh mikrosoft dengan versi windows 3.0.

Berbagai versi-versi dari MS-DOS di antaranya yaitu

1.  Versi 1.00
2.  Versi 1.1
3   Versi 1.25
4.  Versi 2.0
5.  Versi 2.05
6.  Versi 2.10
7.  Versi 2.11
8.  Versi 3.00
9.  Versi 3.10
10.Versi 3.20
11.Versi 3.30
12.Versi 3.40
13.Versi 4.01
14.Versi 5.0
15.Versi 6.0
16.Versi 6.20
17.Versi 6.22
18.Versi 7.0
19.Versi 7.10

Disamping itu Dos juga mempunyai kelebihan dan kekurangan yaitu :

Kelebihan DOS
- Dos menampilkan program yang lebih realitis dibandingkan windows karena beberapa command dari windows itu sendiri mengadaptasi dari DOS (misalkan command virusk untuk memyembunyikan attribut).

Kekurangan DOS
- Dos tidak GUI jadi otomatis lebih rumit karena pakai command line interface
-Windows yang sekarang (NT Tech) tidak begitu kompatibel dengan program DOS sebagai buktinya jika anda jalanin program DOS tanpa lewat CMD langsung ditutup sama windowsnya.

            Sejarah Sistem Operasi MS. WINDOWS

 Windows adalah salah satu aplikasi yang ada pada komputer, laptop atau notebook yang sangat membantu manusia. Windows adalah sistem operasi yang dibuat oleh Microsoft.
Penemu Windows untuk pertama kalinya adalah dua orang yang saling bersahabat sejak kecil yaitu Bill Gates dan Paul Allen. Sejak penemu Windows ini, Windows kini mengalami perkembangan dari versi yang satu ke versi lainnya dengan kualitas yang semakin ditingkatkan.
Sistem operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface). Windows merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI)) dan kemampuan multitasking.

Windows 1.0


Sistem operasi Windows 1.0 dikeluarkan pada tanggal 20 November 1985 dan diresmikan pertama kali pada tanggal 10 November 1983 yang dijuluki dengan Windows Graphic Environment 1.0. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis berbasis 16-bit. Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain itu, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara “tile” saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Tentu saja, Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga belum begitu dikenal di masyarakat.

Windows 2.0


Windows 2.0 mendapatkan keuntungan, karena dapat menggunakan prosesor terbaru pada tahun itu, yaitu Intel 286 Prosesor, memory yang lebih besar, dan fitur komunikasi antar aplikasi dengan menggunakan Dynamic Data Exchange (DDE). Dengan peningkatan dukungan grafis, pengguna sekarang dapat mengatur besar kecil ukuran jendela dan penambahan dukungan untuk keyboard. Jadinya, kita dapat menggunakan Windows dengan hanya berbekal keyboard dan juga dukungan Keyboard Shortcut. Windows 2.0 sendiri di luncurkan pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu, rilis selanjutnya yaitu Windows 2.1 sampai Windows 2.03, menambah fitur yaitu Protected Mode dan penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386.

Windows 3.0



Windows 3.0 dirilis pada tanggal 22 Mei 1990. Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.


Windows 95

Windows 95 yang memiliki nama kode Chicago dalam masa pengembangan dirilis tanggal 24 Agustus 1995. Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.


Windows 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95.
Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan kehadiran Windows 98 mengundang banyak kontriversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web.


Windows 2000



Windows 2000 termasuk kedalam keluarga Windows NT. Dirilis pada 17 February 2000, Windows 2000 ini khusus dibuat untuk kalangan bisnis. Ada versu Professional, Server, Advanced Server dan Datacenter Server. Untuk pengguna rumahan, Windows merilis Windows ME beberapa bulan kemudian. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game).

Windows ME (Millennium Edition)




Sesuai dengan namanya, Windows ME ini dirilis pada 14 September tahun 2000 yang sering disebut sebagai tahun milenium. Dibandingkan dengan Windows 98, Windows ME memiliki boot time yang jauh lebih cepat. Di Windows inilah pertama kali ada fitur System Restore untuk merestore PC ke titik tertentu jika mengalami permasalahan. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa Windows ME ini adalah produk gagal yang memiliki banyak masalah. Keberadaan Windows ME ini pun segera digantikan oleh Windows NT Family lainnya ( XP, Vista, 7, dan Windows 8).

Windows XP



Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.

Windows Vista



Tanggal 30 November 2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk pengguna rumahan dan kalangan bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan nama Windows Vista. Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user-interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft megklaim versi terbarunya ini lebih stabil,aman, dan memanjakan pengguna computer ( walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows XP).

Windows 7



Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik.

Windows 8



Windows 8 adalah versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Salah satu metode untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengurangi beban pemakaian RAM di dalam Operating System. Penghematan penggunaan RAM di Windows 8 dipastikan dapat secara signifikan memperpanjang penggunaan PC yang memakai baterai (laptop ataupun tablet PC) karena RAM merupakan salah satu komponen di komputer yang paling banyak memakai arus listrik.

Windows 10



Windows sengaja tidak mengeluarkan versi windows 9 dikarenakan para users akan menganggap windows 9 yang dipakai adalah windows 95 atau windows 98 karena berawalan 9, jika itu terus dipakai akan berbahaya. Maka dengan itu Windows langsung memproduksi windows 10 untuk menggantikan windows 9 yang tidak boleh diproduksi. Windows ini adalah versi terbaru dari semua software windows dengan segala kecanggihannya membuat satu dari sekian software Operating System ini banyak digandrungi oleh masyarakat, simpel, menarik, dan canggih.
Dengan sistem operasi Windows maka semua pekerjaan jauh lebih mudah dijalankan, OS pada komputer atau laptop sangat mendukung perkembangan bisnis dan juga perekonomian saat ini. Hampir semua perusahaan menggunakan sistem operasi Windows untuk memudahkan pengolahan data.

       Sejarah Dan Perkembangan Macintosh OS Dari Masa Ke Masa



Sejarah dan Perkembangan Macintosh OS dari Masa ke Masa. Tahukah Anda apa itu Macintosh OS, Sejarah dan Perkembangan Macintosh OS itu? Macintosh Operating System/Mac OS, merupakan sistem operasi pada komputer yang telah dibuat oleh Apple Inc. Sistem operasi pertama yang memakai Graphical User Interface. Semua orang penting Macintosh, mulai dari Bill Atkinson, Andy Hertzfeld, dan Jef Raskin adalah orang-orang terbaik yang ada di balik teknologi-teknologi terbaik Apple Inc. Mac OS diciptakan dengan baik oleh peneliti Xerox PARC lantas diperkenalkan untuk pertama kalinya di Januari 1984 melalui iklan Super Bowl. Mau tahu informasi lebih lengkap mengenai Mac OS? simak sejarah dan perkembangan Macintosh OS berikut ini:

Perkembangan Mac OS

Di versi awal Mac OS mempunyai fungsi yang hampir setara dengan Windows 95 dan agar Mac OS bisa dijalankan dengan mudah dan cepat oleh semua orang, Apple menciptakan Macintosh yang sederhana. Apple sengaja menyembunyikan sistem operasi tujuannya untuk membedakan Mac OS dengan MS-DOS yang jauh lebih mudah untuk dipakai daripada Mac OS. Di dalam perkembangannya, Macintosh OS memiliki 2 jenis, yakni Mac OS klasik serta Mac OS X.

Sejarah dan Perkembangan Macintosh OS Dari Masa Ke Masa

Berikut ini daftar Sejarah dan Perkembangan Macintosh OS dari masa ke masa hingga sekarang ini.
System 1
Tahun 1984 dipilih untuk merilis Mac OS yang pertama yang lantas diberi nama System 1. Dengan sangat baik, Apple membuat OS sebagai satu-satunya OS yang bisa dimanfaatkan pada saat itu yang sepenuhnya memang memakai GUI. Dan sejak itu, GUI jadi pionir perkembangan dari OS lainnya. System 1 bisa dijalankan di satu aplikasi saja dalam satu waktu, jadi System 1 belum dapat melakukan multitasking.
System 2
Selanjutnya adalah system 2 yang diperkenalkan oleh Apple di bulan April 1985 yang sudah dilengkapi oleh Finder 4.1 serta Mini Finder yang mana berfungsi untuk membuka aplikasi dengan lebih cepat. Tidak hanya itu, ada juga sistem baru yakni sistem pengambilan screenshot, cukup dengan memakai tombol shift+command+3. Hebatnya lagi, pada system 2, para pengguna bisa melakukan shutdown komputer dari menu yang telah tersedia.
System 3
Anda yang lahir tahun 1986 pasti mengetahui dengan sangat baik jika versi System 3 telah dirilis oleh Apple di bulan Januari 1986 yang hadir bersamaan dengan dikenalkannya MacPlus. System 3 sudah dilengkapi oleh Finder 5.1 yang mampu dijalankan dengan sangat cepat bahkan lebih cepat dari versi sebelumnya. Pada System 3 ada teknologi Disk Cache di mana teknologi ini bisa menyimpan kegiatan yang kerapkali dilakukan oleh memori. Pasca satu bulan dirilis, dilanjutkan dengan System 3.2, Juni 1986 lalu System 3.3 di Januari 1987.
System 4
Pada Maret 1987, Apple merilis System 4.0 yang menggunakan finder 5.4, pada system ini terjadi perbaikan bug meskipun tidak ada perubahan lainnya yang berpengaruh. System 4.0 ini dapat dijalankan pada Mac dengan kapasitas RAM 512k dan seterusnya. Setelah satu bulan dirilis, Apple melakukan peluncuran System 4.1 menggunakan Finder 5.5 yang bisa dijalnkan oleh Mac OS kapasitas RAM 1 MB dan seterusnya.
System 5
Berdasarkan sejarah dan perkembangan Macintosh OS ada juga System 5 yang telah diluncurkan pada Oktober 1987 dengan memakai Finder 6.0, awal mulanya memang dinamakan System 4.2, namun kemudian diubah menjadi System software 5. Pada versi terbaru ini, pengguna komputer sudah bisa melakukan copy paste dengan lebih mudah karena telah dilengkapi oleh progress bar serta tombol cancel. Pada System 5, untuk pertama kalinya Apple mengenalkan fitur multitasking dari MultiFinder. Pasca sebulan setelah System 5 dirilis, kembali dirilis System 5.1 pada November 1987.
System 6
Menyambung kesuksesan System 5.1, Apple merilis System 6 di Juni 1988 dengan kapasitas sistem operasi yang jauh lebih stabil serta berjangka waktu panjang. System 6 ini bisa dijalankan dengan sangat cepat, hebatnya lagi bisa menjalankan Floppy Disk cukup dengan memakai 300-400 kb RAM, masih banyak RAM yang bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi lainnya.
System 7
Tanggal 13 Mei 1991, dipilih oleh Apple untuk merilis System 7 dengan memanfaatkan perubahan yang cukup signifikan. System ini memberikan para penggunanya kebebasan untuk membuka lebih banyak aplikasi asalkan masih ada memory. Pada versi ini, para pengguna dapat melakukan share file pada hardisk dengan sistem network.
Mac OS 7.6
Menuju ke Januari 1997, ada Mac OS 7.6 yang merupakan System 7.6 yang sejak saat itu pula mulai dikenalkan versi OS selanjutnya yang di kenal dengan Mac OS 8.
Sejarah dan Perkembangan Macintosh OS selanjutnya ialah Mac OS 8
Mac OS 8
Pada bulan Juli tahun 1997 Mac OS merilis versi terbarunya, Mac OS 8. Respon publik cukup baik menanggapi diuncurkannya versi yang lebih canggih dibandingkan sebelumnya. Hal ini dibuktikan dengan terjualnya Mac OS 8 sebanyak 3 juta kopi hanya dalam waktu enam bulan setelah peluncuran.
Mac OS 9
Dua tahun kemudian, pada bulan Oktober tahun 1999 Mac OS kembali memperbarui sistem operasinya dengan versi terbarunya, Mac OS 9. Sistem operasi ini dianggap sebagai masa transisi atau peralihan dari OS versi 8 menuju OS X.
Cheetah (Mac OS X)
Mac OS X diperkenalkan kepada publik secara resmi satu tahun kemudian, bulan tahun 2000. Banyak upaya perubahan dan transformasi yang dilakukan oleh Apple untuk meningkatkan performa sistem operasi yang dimilikinya. Hal ini berkenaan dengan semakin majunya pola pikir masyarakat dan tingkat kebutuhan yang meningkat sehingga pengguna atau user membutuhkan sistem operasi yang canggih, yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan mereka.
Puma (Mac OS X 10.1)
Versi kedua Mac OS X ini mulai diperkenalkan kepada publik pada tahun 2001 namun baru resmi dirilis pada tahun 2011. Mac OS versi terbaru ini menawarkan tampilan yang lebih elegan dan modern yang dikenal dengan sebutan Aqua. Dukungan terhadap perangkat dan media seperti CD, MP3, DVD, printer, dan kamera digital pun semakin diperluas.
Jaguar (Mac OS X 10.2)
Dari waktu ke waktu, Apple berkonsisten untuk terus mengembangkan Mac OS X ini. Hal ini dibuktikan dengan dilaunchingnya Mac OS X versi 10.2 yang diberi kode nama Jaguar pada tahun 2002.
Panther (Mac OS X 10.3)
Versi berikutnya ini diperkenalkan pada tahun 2003 setahun setelah versi Jaguar. Fitur-fitur yang tersedia mulai dilengkapi seperti iChat AV untuk video konferensi, Finder dengan satu akses klik ke file dan folder, serta tampilan Expose
Tiger (Mac OS X 10.4)
Versi terbaru, yaitu Mac OS X 10.4 mulai muncul pada tahun 2005. OS ini beri kode nama Tiger. OS ini begitu terkenal di masyarakat bahkan penjualannya mencapai angka 2 juta kopi hanya dalam jangka waktu enam minggu. OS ini memiliki beberapa keunggulan, salah satunya yaitu merupakan Mac pertama yang menggunakan Intel dimana Mac versi sebelumnya menggunakan Power PC.
Leopard (Mac OS X 10.5)
OS ini mulai diluncurkan pada tahun 2007. Beberapa transformasi pun tak luput dilakukan oleh pihak Apple Corporation, salah satunya yaitu dengan menambahkan fitur Cover Flow di Finder dan Time Machine.
Snow Leopard (Mac OS X 10.6)
Dirilis pada tahun 2009 dan OS versi ini merupakan pembaharuan besar-besaran yang dilakukan Apple dengan memperbarui 90 persen dari 1000 proyek yang ada dalam pengembangan Mac OS X.
Lion (Mac OS X 10.7)
Tahun 2011 Apple kembali mengembangkan OS terbarunya menjadi Mac OS X 10.7 yang diberi nama Lion. Pada OS versi terbaru ini terdapat integrasi yang lebih baik antara iOS dan Mac. iOS sendiri merupakan sistem operasi buatan Apple Corporation yang diperuntukkan bagi Iphone dan perangkat lainnya seperti iPod Touch, iPad, dan Apple TV. Sedangkan seperti telah diketahui sebelumnya bahwa Mac OS diperuntukkan bagi komputer Macintosh. Lion juga menjadi Mac pertama yang dapat diunduh di toko aplikasi utama milik Apple, Apple Store. Terdapat sekitar 250 fitur yang ada di Apple Store, baik berupa fitur baru maupun fitur yang diperbarui.
Mountain Lion (Mac OS X 10.8)
Pada tahun 2012, Apple kembali melakukan pengembangan dan perubahan terhadap OS yang dmilikinya. Versi Mac OS terbaru yang diberi nama Mountain Lion ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang elum ada pada versi sebelumnya. Sebut saja dukungan berupa aplikasi iMessage, iCloud, dan integrase yang lebih baik dengan jejaring sosial Twitter.
Mavericks (Mac OS X 10.9)
OS Mavericks, rilisan MAC OS X yang kesepuluh ini di rilis pada tanggal 22 Oktober 2013 dengan berbagai update yang ditekankan pada ketahanan baterai, peningkatan Finder(Pencarian), perbaikan power users dan juga integrasi iCloud. Nama Mavericks diambil dari sebuah lokasi berselancar di California, ini adalah versi MAC OS pertama yang dirilis menggunakan sebuah nama lokasi. Sebelumnya MAC OS hanya menggunakan nama-nama kucing besar.
Yosemite (Mac OS X 10.10)
MAC OS X yang ke-sebelas, OS ini dirilis kepada konsumen pada 16 Oktober 2014. Yosemite memperkenalkan sebuah pembaruan pada user interface OS X. Grafis skeuomorphism diganti menjadi desain grafis datar dan efek tembus kabur. Yang mengikuti keluarga iOS 7, dan juga perubahan beberapa icon yang mengikuti perkembangan iOS 7 dan iOS 8. Selain perubahan desain ikon, yosemite juga merubah pencahayaan dan skema warna gelap. Untuk font Lucida Grande diganti menjadi Helvetica Neue sebagai default nya. Nama yosemite ini diambil dari sebuah nama taman nasional.
El Capitan (Mac OS X 10.11)
Dirilis untuk konsumen pada akhir tahun 2015. Nama El Capitan sendiri di ambil dari sebuah nama formasi bebatuan yang ada pada taman nasional Yosemite. Ini adalah penerus sekaligus menyempurnakan dari OS X Yosemite dan difokuskan pada peningkatan kinerja, stabilitas dan keamanan data.
Menurut sejarah dan perkembangan Macintosh OS kita bisa menyadari jika panjang sekali perkembangan teknologi yang diusahakan oleh Apple, terus berusaha mengembangkan sistem operasi agar menjadi lebih baik lagi dan lebih sempurna hingga pengguna bisa melakukan multitasking dengan sangat mudah.

Sejarah Sistem Operasi Linux


Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakanproyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan programprogram lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
  • RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
  • Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi. programnya.
  • Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
  • SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
  • Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
  • WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.

Kelebihan Linux

Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux/UNIX :
  • Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data
    tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk
    atau disket.
  • Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah
    dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
  • Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.
  • Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
  • Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang
    dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi
    dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
  • Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang
    pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.

Sejarah sistem operasi android


Sistem operasi mobile bikinan Google, Android, pada September lalu genap berusia 10 tahun. Google terus memperbarui OS andalannya itu dengan berbagai peningkatan. Google selalu diberi julukan berupa nama cemilan manis sesuai huruf yang melambangkan versi Android menurut urutan alfabet, mulai dari Android 1.5 “Cupcake” (Android C) hingga yang tebaru Android 9 “Pie” (Android P).

Android 1.0

       Ponsel HTC Dream dengan OS Android versi 1.0.(HTC)

Versi komersial Android pertama kali hadir pada September 2008 di ponsel besutan T-Mobile, G1 (HTC Dream).  Pada waktu debutnya ini, Android hanya memiliki nomor versi (Android 1.0) tanpa embel-embel nama cemilan. Tak mau kalah saing dengan iOS (iPhone) yang hadir lebih dulu, Android 1.0 sudah dibekali notifikasi pull-down dan widgets di layar home screen, yang tidak ada pada iOS, serta kehadiran Google Play Store pertama yang waktu itu bernama Android Market.

Android 1.5 Cupcake


Android 1.5 Cupcake.(Google)

 Android 1.5 Cupcake.(Google) Selang setahun kemudian, pada 2008, OS Android baru lahir dengan nama Cupcake (versi 1.5) Di versi inilah nama cemilan manis smulai dipakai. Cupcake untuk pertama kalinya menghadirkan on-screen keyboard, menggantikan papan ketik fisik yang sebelumnya dipakai oleh perangkat Android.   Perubahan besar lainnya adalah kemampuan merekam video yang baru ditambahkan di Cupcake. Google turut membuka SDK widget Android sehingga para developer pihak ketiga bisa membuat widget sendiri untuk OS tersebut.

 Android 1.6 Donut
Android 1.6 Donut.(Digital Trends)

 Android 1.6 Donut.(Digital Trends) Dirasa masih kurang dari segi jaringan dan layar, Google memperbarui Android dnegan nama Donuts (versi 1.6) pada 2009 dengan menghadirkan dukungan untuk jaringan CDMA dan beragam ukuran layar. Donuts menandai titik dimana Android sudah bisa disematkan dalam di perangkat dengan beberapa ukuran layar yang berbeda. Selain itu, untuk memudahkan pengguna dalam menjelajahi antarmuka ponsel, muncul fitur baru berupa search box yang ada dalam home screen.

 Android 2.0 Eclair

Android 2.0 Eclair.(Google)

 Android 2.0 Eclair.(Google) Versi Android selanjutnya, yang bernama Eclair (versi 2.0), untuk pertama kalinya membawa fitur baru untuk mempermudah pengguna dalam bepergian, yakni Google Map. Fitur peta yang kelak sangat populer itu datang lengkap dengan turn-by-turn navigation dan panduan suara  (voice guidance) yang masih ada hingga sekarang. Muncul tak lama setelah Donut pada tahun yang sama, Eclair turut menambah dukungan HTML5 di browser, berikut kemampuan untuk memutar video. Lock screen turut dirombak dengan menambahkan fitur swipe to unlock ala iPhone.

 Android 2.2 Froyo


Android 2.2 Froyo.(Google)

 Android 2.2 Froyo.(Google) Hadir pada 2010, Android Froyo (Frozen Yoghurt, versi 2.2) melakukan debutnya pada ponsel seri Nexus pertama besutan Google, Nexus One. Froyo kebanyakan memoles fungsi Android yang sudah ada sebelumnya, seperti dukungan homescreen yang bisa ditambahkan hingga 5 buah. Beberapa peningkatan lain termasuk tambahan, Voice Action, dukungan mobile hot spot dan kunci PIN untuk lock screen, melengkapi pattern lock yang sebelumnya sudah ada di Android.

 Android 2.3 Gingerbread 


Android 2.3 Gingerbread(Google)

Android 2.3 Gingerbread(Google) Masih pada 2010, Android Gingerbread (versi 2.3) menambah dukungan kamera depan sehingga pengguna perangkat Android pun kini bisa menjepret selfie yang trennya makin marak. Di Gingerbread pula, Google mulai memerapkan fitur battery management untuk menginformasikan pengguna soal aplikasi atau fungsi mana yang menguras baterai. Keyboard Gingerbread turut dipermak dengan warna baru dan peningkatan dukungan multi-touch.

 Android 3.0 Honeycomb

Android 3.0 Honeycomb.(Google)
 Android 3.0 Honeycomb.(Google) Setelah smartphone, pada 2011, Google merilis sistem operasi Android Honeycomb (versi 3.0) yang khusus ditujukan bagi perangkat tablet. Debutnya dilakukan di Motorola Xoom. Honeycomb mengusung beberapa perubahan dibanding OS Android untuk smartphone, seperti warna tema biru -bukan hijau- dan preview untuk widget. Tombol-tombol navigasi pun ditampilkan Honeycomb langsung di layar (virtual buttons) sehingga perangkat tak membutuhkan tombol fisik.

 Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Android 4.0 Ice Cream Sandwich.(Digital Trends)

 Android 4.0 Ice Cream Sandwich.(Digital Trends) Pada 2011, Android Ice Cream Sandwich (versi 4.0), memboyong fitur-fitur Honeycomb ke smartphone. Ini termasuk tombol navigasi virtual buttons yang bisa ditampilkan langsung di layar dan gestur sapuan dengan jari untuk menutup aplikasi. Ice Cream Sandwich turut menghadirkan sejumlah fitur baru seperti face unlock, rekaman penggunaan data internet, aplikasi e-mail dan kalender baru, berikut dukungan Near-Field Communication (NFC).

 Android 4.1 Jellybean


Android 4.1 Jelly Bean.(Google)

 Android 4.1 Jelly Bean.(Google) OS Android berikutnya pada 2012 masih memiliki nomor versi “4”, tapi memiliki julukan baru, yakni Jelly bean (versi 4.1). Di sinilah Google mulai menerapkan teknologi asisten digital Google Now yang bisa diakses dengan sapuan jari dari home screen. Google turut mengimplementasikan “Project Butter” yang bertujuan mempermulus proses navigasi di Android lewat teknik triple buffering grafis. Hasilnya, stuttering di Android jauh berkurang sehingga terasa lebih mulus.

 Android 4.4 Kitkat

Android 4.4 Kitkat(Digital Trends)

 Android 4.4 Kitkat(Digital Trends) Tahun berikutnya, pada 2013, Google merilis sistem operasi Android Kitkat (versi 4.4) berbarengan dengan kemunculan ponsel seri Nexus 5. Tampilan Kitkat dipermak supaya tampak lebih modern, dengan akses warna putih dan desain ulang aplikasi-apliaksi bawaaan dengan warna lebih terang. Kitkat ikut memperkenalkan frasa perintah suara “OK Google” yang digunakan untuk memanggil Google Now dengan ucapan, kapanpun dikehendaki oleh pengguna. Ada juga phone dialler baru.

 Android 5.0 Lollipop


Android 5.0 Lollipop(Google)

 Android 5.0 Lollipop(Google) Kemunculan perangkat Google Nexus 6 pada 2014 sekaligus menandai hadirnya Android Lollipop (versi 5.0). Di OS inilah Google mulai menerapkan filosofi desain antarmuka “Material Design” yang serba “flat” di Android. Di luar tampilan kosmetik ada banyak perubahan lain di Android Lollipop, termasuk debut Android Runtime menggantikan Dalvik VM yang sudah uzur, dan dukungan format gambar RAW. 

Android 6.0 Marshmallow
Android 6.0 Marshmallow.(Digital Trends)

 Android 6.0 Marshmallow.(Digital Trends) Android Marshmallow (versi 6.0) tiba di tahun 2015 dan membawa sejumah perubahan tampilan lebih jauh. Menu app, misalnya dirombak dan kini menggunakan later belakang putih, bukan hitam. Ada juga search bar untuk mempermudah pengguna menemukan aplikasi yang dicari. Pada Marshmallow pula, Android untuk pertama kalinya menambahkan dukungan resmi terhadap sensor peemindai sidik jari. Permissions aplikasi tak lagi diminta secara sekaligus, tapi dirinci satu per satu sehingga bisa lebih diteliti oleh pengguna.

 Android 7.0 Nougat

Android 7.0 Nougat.(Google)
 Android 7.0 Nougat.(Google) Nougat (versi 7.0) keluaran 2016 adalah salah satu upgrade terbesar untuk sistem operasi Android. Google menambahkan dukungan multi-window sehingga pengguna bisa menjalankan dua aplikasi secara bersamaan dalam jendela terpisah yang diposisikan secara berdampingan. Fitur Data Saver pada Android Nougat membantu pengguna dalam memonitor dan membatasi penggunaan kuota data internet. Tambahan lain termasuk mode VR dan 63 emoji baru.

 Android 8.0 Oreo

Android 8.0 Oreo.(Digital Trends)

 Android 8.0 Oreo.(Digital Trends) Setelah Nougat, Android Oreo (versi 8.0) yang dirilis pada 2017 menambah lebih banyak fitur multi-tasking seperti Picture-in-Picture. Bagian notifikasi ikut dirombak. Pengguna bisa mengatur notifikasi mana saja yang akan ditampilkan dan apa yang dilakukan perangkat saat menyuguhkannya. Selain OS Android versi “reguler”, Google juga membuat Android versi “ringan” bernama Android Go Edition yang diambil dari basis Android Oreo. OS ini khusus ditujukan supaya bisa dijalankan dengan lancar oleh perangkat-perangkat entry level Android Go.

 Android 9.0 Pie

Android 9.0 Pie.(Google)
 Android 9.0 Pie.(Google) Inilah Android teranyar yang baru saja diresmikan pada Agustus lalu. Android Pie (versi 9.0) mengganti tiga tombol navigasi dengan tombol tunggal berbentuk elips. Karenanya, Android Pie pun lebih mengandalkan gestur gerakan-gerakan jari untuk melakukan hal-hal seperti multitasking. Fitur lain termasuk “Digital Wellbeing” untuk menginformasikan soal pola pemakaian perangkat, Adaptive Battery untuk membatasi pemakaian baterai oleh aplikasi, dan App Action yang langsung menjalankan fitur aplikasi dari app drawer.



Sekian sejarah sistem operasi yang dapat saya jelaskan, semoga bermanfaat bagi para pembaca...
terima kasih... :D
Wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.


Sumber Referensi :


Comments

Popular posts from this blog

PROSES TRANSFER DATA MELALUI DMA